Skip to content
BizDEC Story

Asesmen TEFA di SMK Katolik St. Mikael Surakarta

← Back to Blog

Surakarta, 15 September 2026 – SMK Katolik St. Mikael Surakarta menjadi salah satu dari 10 SMK di bawah naungan Asosiasi Sekolah Jesuit Indonesia (ASJI) yang mengikuti Asesmen Teaching Factory 7 Parameter dalam rangka Program Penguatan dan Pengembangan Teaching Factory.

Asesmen Teaching Factory 7 Parameter

Asesmen yang dilaksanakan pada 15 September 2026 ini berfokus pada program Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Kegiatan bertujuan untuk memetakan kondisi aktual Teaching Factory, mengidentifikasi gap, serta menemukan area yang dapat menjadi prioritas pengembangan. Proses asesmen dilakukan dengan meninjau dokumen dan data, melakukan diskusi serta klarifikasi bersama tim sekolah, memverifikasi bukti implementasi, dan melihat kondisi aktual yang berkaitan dengan penerapan Teaching Factory.

Fokus Pengembangan TEFA di Program RPL

Berdasarkan hasil asesmen, terdapat beberapa area yang menjadi perhatian dalam pengembangan Teaching Factory di SMK Katolik St. Mikael Surakarta. Salah satunya adalah penguatan integrasi pembelajaran dengan kebutuhan pasar, proses produksi, hingga delivery produk atau jasa. Hal ini penting agar proses pembelajaran semakin terhubung dengan alur kerja dan kebutuhan nyata di dunia kerja. Selain itu, perlu diperkuat siklus pembelajaran yang menghasilkan kompetensi sekaligus produk atau jasa sesuai standar industri. Penerapan nilai dan budaya kerja industri dalam proses pembelajaran juga menjadi salah satu area yang perlu terus dikembangkan.

Hasil Asesmen Menjadi Dasar Penyusunan RTL

Hasil asesmen tidak hanya digunakan untuk melihat kondisi Teaching Factory saat ini, tetapi juga dapat menjadi acuan bagi sekolah dalam menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL). Melalui hasil tersebut, sekolah dapat menentukan gap yang perlu ditangani, menetapkan prioritas pengembangan, serta menyusun langkah perbaikan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan program RPL.

Menuju Teaching Factory yang Lebih Kuat

Asesmen Teaching Factory menjadi bagian dari proses pengembangan berkelanjutan. Dengan mengetahui kondisi aktual dan area yang masih perlu diperkuat, sekolah dapat menyusun langkah pengembangan TEFA secara lebih terarah.

Program ini merupakan bagian dari Program Penguatan dan Pengembangan Teaching Factory Asosiasi Sekolah Jesuit Indonesia (ASJI), dengan PT ATMI BizDEC sebagai pelaksana asesmen.

Dari asesmen, menemukan gap. Dari gap, menentukan prioritas. Dari prioritas, bergerak menuju perbaikan TEFA.


Mari Perkuat Teaching Factory

PT ATMI BizDEC mendukung pelaksanaan asesmen dan pengembangan Teaching Factory bagi institusi pendidikan vokasi melalui pendekatan yang berbasis kondisi aktual, evidence, dan kebutuhan pengembangan sekolah.

Ingin mengembangkan Teaching Factory di sekolah Anda?

Hubungi PT ATMI BizDEC untuk mendapatkan informasi mengenai program asesmen dan pengembangan TEFA.