Pada tanggal 25 Juni 2026, Yayasan Pendidikan Harber melaksanakan kunjungan dan benchmarking ke SMK Katolik St. Mikael dan Politeknik ATMI Surakarta untuk memperluas wawasan mengenai implementasi pendidikan kejuruan berbasis Teaching Factory (TEFA).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Yayasan Pendidikan Harber untuk memperoleh wawasan dan referensi mengenai implementasi pendidikan kejuruan berbasis Teaching Factory (TEFA), khususnya dalam mengintegrasikan proses pembelajaran dengan kebutuhan dunia industri.

Mengenal Implementasi Teaching Factory
Melalui kegiatan benchmarking, Yayasan Pendidikan Harber mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat penerapan konsep Teaching Factory dalam lingkungan pendidikan kejuruan.
Kegiatan ini menjadi sarana untuk melihat bagaimana pembelajaran dapat dikembangkan dengan pendekatan yang mengintegrasikan teori, praktik, serta standar dan kebutuhan dunia industri.
Beberapa aspek yang menjadi bagian dari kegiatan benchmarking meliputi:
- Implementasi Teaching Factory dalam pendidikan kejuruan
- Pengelolaan pembelajaran berbasis praktik
- Penerapan budaya kerja industri di lingkungan pendidikan
- Pengembangan kompetensi peserta didik sesuai kebutuhan industry

Berbagi Wawasan dan Praktik Pendidikan Berbasis Industri
Kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi Yayasan Pendidikan Harber untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman dengan pihak SMK Katolik St. Mikael dan Politeknik ATMI Surakarta.
Melalui sesi diskusi dan sharing, peserta dapat memperoleh gambaran mengenai praktik pendidikan kejuruan yang telah diterapkan serta berbagai pendekatan yang dapat menjadi referensi dalam pengembangan pendidikan berbasis industri.
Observasi Implementasi Pendidikan Kejuruan
Selain mendapatkan pemaparan, kegiatan benchmarking juga memberikan kesempatan kepada Yayasan Pendidikan Harber untuk melakukan observasi secara langsung terhadap lingkungan pendidikan dan fasilitas pembelajaran.
Observasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih konkret mengenai penerapan pendidikan kejuruan berbasis TEFA, mulai dari lingkungan praktik hingga penerapan budaya kerja yang mendukung kesiapan peserta didik menghadapi dunia industri.
Mendorong Pengembangan Pendidikan Berbasis TEFA
Kegiatan benchmarking ini menjadi langkah strategis bagi Yayasan Pendidikan Harber dalam memperluas wawasan mengenai pengembangan pendidikan kejuruan yang selaras dengan kebutuhan dunia industri.
Wawasan yang diperoleh melalui kunjungan diharapkan dapat menjadi referensi dalam mengembangkan sistem pendidikan yang mampu:
- Meningkatkan kompetensi peserta didik
- Menguatkan pembelajaran berbasis praktik
- Menerapkan budaya kerja industri
- Menyesuaikan kompetensi dengan kebutuhan dunia kerja
Melalui proses benchmarking, praktik-praktik yang telah diterapkan di SMK Katolik St. Mikael dan Politeknik ATMI Surakarta dapat menjadi sumber inspirasi dalam pengembangan pendidikan kejuruan yang lebih relevan dan berkelanjutan.
Bongkar Rahasia TEFA Bersama Ahlinya
ATMI BizDEC siap menjadi mitra strategis dalam pengembangan sistem Teaching Factory yang unggul dan berkelanjutan.
Tertarik mengetahui program pelatihan dan peluang kerja sama bersama ATMI BizDEC?
WhatsApp: 0811-2802-2104
Instagram: @atmi_bizdec